Nurhafni Rahayu itu lah nama saya,saya anak ke 2 dari 3 bersaudara,saya lahir pada tanggal 25 April 1993 (aslinya), dan yang palsunya 1992. Di karenakan ketika tamat dari TK saya masih berumur 5 ½ tahun pihak sekolah dasar saya tidak memberikan izin untuk masuk kesekolah tersebut dikarenakan kurangnya umur untuk anak kalangan sekolah dasar tingkat 1, dari masalah itu dengan sangat terpaksa orang tua saya menuakan umur saya menjadi tahun kelahiran 1992, saya berasal dari Sumatera Utara, saat ini saya kuliah di Bandung bersama 3 teman saya,kita berempat berasal dari SMP dan SMA yang sama , di Bandung kita tinggal di Cijerokaso No 50, kita sedang menjalani pendidikan di Politeknik Pos Indonesia.
Saya mengambil jurusan Tehnik Informatika, sedangkan 3 teman saya mengambil jurusan Manajemen Informatika (2 orang) dan Logostik Bisnis, teman saya bernama Anisyah Putri Harahap, Anatasima Sembiring dan Siti Nur Syamsiah, kita saling membantu jika salah satu diantara teman kita mendapat masalah. Kita berempat selalu main bersama, bercanda bersama, bahkan susah bersama juga sudah menjadi hal yang lumrah bagi kita.
Kebersamaan merupakan hal yang sangat indah, dikala kita sedih, selain kita berserah diri memohon pertolongan dari ALLAH SWT, pasti kita membutuhkan seorang teman untuk tempat kita menuangkan segala keluh kesah kita, saya sangat senang memiliki teman-teman seperti mereka, kita sudah hafal sifat dan karakter teman-teman kita satu sama lain, karena kita sudah tinggal bersama selama enam tahun. Dalam enam tahun banyak kejadian yang kita alami bersama, baik dari yang mengharukan, menjengkelkan sampai dengan yang menyenangkan. Enam tahun merupakan waktu yang sangat singkat jika kita lalui bersama, terkadang kita kangen akan masa-masa SMP dan SMA dulu. Pada saat SMA kita berempat masuk dalam organisasi yang berbeda, ada yang yang menjadi Pembantu Ketua Umum, ada yang menjadi Pengurus Asrama, ada yang menjadi Wakil Ketua Pramuka dan saya sendiri menjadi Ketua Umum di Organisasi tersebut .Pada saat kita lulus SMA, kita sudah merencanakan akan mencoba tes di Universitas yang kita idamkan, namun semua yang kita rencanakan meleset dari perkiraan. Target yang kita tempuh tidak tercapai. Dibalik kekecewaan karena kita gagal masuk ke universitas yang kita idamkan, tidak terduga oleh kita bahwa kita terpilih PMDK dari sekolah, kabar itu disampaikan wali kelas kita. Kita hanya bisa mengucap syukur kehadirat ALLAH SWT.
Tidak disangka akhirnya pengumuman PMDK pun keluar dan hasilnya kita diterima di Politeknik Pos Indonesia Bandung. Dengan Jurusan yang berbeda-beda tanpa sepengetahuan kita. Sebelumnya kita juga tidak pernah mendengar dan tidak pernah tahu apa itu Politeknik Pos Indonesia. Masing-masing dari kita tidak ada yang mengetahui tentang jurusan yang telah dipilih, kita memilih jurusan tersebut hanya karena penasaran dengan jurusan itu. Namun, Allah sudah punya rencana sendiri. Akhirnya kami pun ditetapkan untuk kuliah di Politeknik Pos Indonesia,terkadang terlintas di benak ingin rasanya kembali kerumah karena merindukan keluarga tersayang. Namun, ini sudah menjadi rutinitas kehidupan yang harus dihadapi dan dijalani, hingga membuahkan hasil yang memuaskan. Selain itu jika di tanya orang-orang, jika kamu diibaratkan seperti benda atau sesuatu kamu ingin menjadi apa….??? Maka saya akan menjawab “ saya ingin menjadi lebah dan jam, alasannya yang pertama lebah, lebah itu hidupnya bermasyarakat dan tidak mengganggu, kalau diganggu akan menyengat, madunya dibutuhkan banyak orang sebagai obat. Dan yang kedua yaitu jam, jam yang setiap hari berputar tanpa mengenal lelah, dan semua orang berjalan seiring dengan berjalannya waktu. Walau sebagian orang tidak bisa menghargai waktu, namun waktulah yang bisa menentukan harapan, cita-cita dan tujuan kita. Dan waktu juga yang menjawab seperti apa kehidupan kita kedepannya. Sama dengan halnya waktu, waktu adalah uang dan uang harus dicari untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia”.
Dan panutan hidup saya itu ada 3:
1. Orang tua
2. Mahatma Gandhi
3. Abraham Lincoln
Orang tua : Selalu pantang menyerah, dalam memperjuangkan apapun demi membahagiakan buah hati nya. Ingin melihat anak-anaknya bahagia dengan masa depan yang cerah dan dapat membanggakan semua orang.
Mahatma Gandi : Beliau berperinsip janganlah kamu mau digenggam oleh dunia sehingga kamu sulit untuk bernafas didalamnya, tetapi jadikan dunia ini dalam genggamanmu sehingga kamulah yang akan menggoyangkan dunia. Maksud dari prinsipnya adalah bersifat tegas, hidup sederhana, tidak materialis dan adil dalam memberikan hukuman.
Abraham Lincoln : Jangan kamu sedih karena tidak mempunyai sepatu, bayangkan orang yang tidak mempunyai kaki.
Singkat cerita, mungkin hanya ini yang dapat saya utarakan, ini lah cerita singkat semasa hidup saya. Untuk kedepannya saya belum dapat mengutarakannya karena saya masih akan menjalani rutinitas kehidupan saya kelak. Semoga apa yang saya utarakan sedikit banyaknya bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal’alamin…